Langsung ke konten utama

Setiap Malam Jum'at Arwah Pulang Kerumah Adakah Dalilnya?

Beberapa Bulan kemarin viral terkait lagu Saben Malam Jum'at. Lagu ini menimbulkan kontroversi di khalayak umum khususnya orang awam yang belum mendalam di dalam belajar ilmu Agama. Lagi-lagi kita harus mencari informasi yang mendalam sebelum menghakimi suatu masalah. Bukan menghukumi sesuatu berdasarkan asumsi kebanyakan orang. Asumsi belum tentu benar, karena agama memiliki rujukan yang jelas dan harus berdasarkan pendapat ulama mutaqaddimin yang keilmuannya lebih mendalam.

Setiap Malam Jum'at Arwah Pulang Kerumah Adakah Dalilnya?

Gambar :masrawy.com

Pembahasan tersebut sudah dibahas oleh para Ulama melalui kitab karangannnya. untuk itu mari kita lihat beberapa pendapat ulama yang berfaham Ahlussunah Wal-Jamaah dalam menjelaskan mengnai permasalahan di ruh yang datang ke rumah keluarga mayyit.


Silahkan disimak keterangan dibawah ini:

عن ابن عباس رضي الله عنهما اذا كان يوم العيد ويوم العشر ويوم ويوم الجمعة الأولى  من شهر رجب وليلة النصف من شعبان  وليلة الجمعة يخرج الأموات من قبورهم ويقفون على أبواب بيوتهم ويقولون ترحموا علينا فى هذه الليلة بصدقة ولو بلقمة من خبز فإنامحتاجون إليها فإن لم يجدوا شيأ يرجعون بالحسرة 

Dari ibnu Abbas Ra: Jika tiba hari raya idul fitri, hari asyura, malam jumat pertama di bulan rajab, malam nishfu syaban, dan setiap malam jumat. Maka orang² yg telah meninggal ruh keluar dari kuburnya.  Mereka mendatangi rumahnya dan berdiri di depan pintu rumahnya seraya berkata: Belas kasihanilah kami di malam ini dengan memberikan sedekah walaupun dengan sepotong roti, sungguh kami sangat membutuhkan itu. Ketika mereka tidak mendapatkan itu, maka mereka kembali ke kuburnya dengan penuh kesedihan. Kitab Duraru Al-Hasanah, Hamisy kitab Daqaiqu al-Akbar. Hal 14.


Kitab Fatawa Ar-Ramli, juz: 6 hal: 67:

قال القرطبي وقد قيل انها تزور قبورها كل جمعة على الدوام وقد ورد انها تأتي قبورها ودور اهلها في وقت يريده الله لها، وانها تبصر من هناك سواء اتت الى قبور ام الدور.

Imam Al Qurtubi berkata, disebutkan oleh sebagian Ulama': sesungguhnya arwah selalu datang ke kuburnya setiap jumat. Mereka diizinkan pada waktu tertentu/dikehendaki oleh Allah untuk datang kepada keluarganya, sesungguhnya mereka bisa melihat orang yang datang kekubur atau dirumah.


Kitab: I'anatut Thalibin, Juz: 2 hal: 161

ان ارواح المؤمنين تأتي في كل ليلة الى سماء الدنيا وتقف بحذاء بيوتها، وينادي كل واحد منها بصوت حزين الف مرة, يااهلي واقاربي وولدي يامن سكنوا بيوتنا ولبسوا ثيابنا واقتسموا اموالنا هل منكم من احد يذكرنا ويتفكر في غربتنا، ولا تبخلوا علينا قبل ان تصيروا مثلنا الخ

Sesungguhnya Arwah orang Mukmin datang pada setiap malam ke langit dunia dan singgah dihadapan rumahnya. Masing-masing mereka memanggil dengan suara merintih 1000x, : wahai keluargaku, wahai kerabatku, wahai anakku, wahai orang yang menempati rumah kami, memakai pakaian kami, membagi harta kami, apakah kalian ada yang ingat kepada kami dan memikirkan kami? Janganlah kalian pelit atas kami sebelum kalian menjadi seperti kami."

Itulah pendapat ulama terdahulu mengenai ruh yang pulang ke rumah. perlu diketahui bahwasanya ulama tersebut merupakan ulama yang mendalam di bidangnnya seperti Imam Qurtubi beliau merupaka ulama yang ahli dan terkenal dalam bidang tafsir. Tafsir sendiri merupakan ilmu tingkat tertinggi dalam memahami Al-Quran. Beliau memiliki kitab tafsir yang berjilid-jilid yang berjudul Tafsir al-Qurtubi. Sehingga Pendapat beliau bisa kita jadikan pegangan mengenai masalah ini. Semoga bermanfaat. Disarikan oleh Gus Dewa di postingan Facebook nya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa bulan Sya’ban disebut bulan bersholawat kepada Nabi Muhammad Saw ? Apa Manfaat Sholawat Di Bulan Sya’ban?

  Tidak terasa beberapa bulan lagi kita akan  memasuki bulan Sya’ban dimana memang waktu itu tidak terasa, tiba- tiba sudah sya’ban lagi. Pasti itu yang dirasakan oleh sahabat pembaca? Benar bukan? Itulah pentingnya kita memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Dimana Nabi Muhammad Saw. sangat memperingatkan kita dengan waktu. Waktu itu ibarat pedang jika kita tidak bisa memanfaatkanya dengan baik, maka waktu itu tidak bisa dibeli lagi, tidak bisa kembali lagi. Berbicara mengenai bulan Sya’ban banyak sekali keistimewaan di dalamnya, belum lagi fadlilah beramal di dalamnya. Salah satu keistimewaan bulan ini ialah di sebut sebagai bulannya Nabi Muhammad Saw. dimana dalam sebuah keterangan di sebutkan bahwa: ''Rajab adalah bulan Allah, Sya'ban adalah bulanku dan Ramadhan bulan umatku.” Kembali kepada pembahasan judul di atas mengapa bulan Sya’ban di sebut bulan bersholawat kepada Nabi Muhamma Saw. penulis mengutip penjelasan didalam kitab Madza Fi Sya’ban hal 7 Hai’ah Shofwah a...

Keutamaan Sayyidul Istigfar

Sayyidul Istigfar merupakan amalan yang redaksinya langsung dari hadis Nabi Muhammad Saw yang memiliki keutamaan yang luar biasa. Amalan ini sangat di anjurkan untuk di baca setiap hari oleh setiap muslim.  Dari sahabat Syaddad Ibnu Aus dari Nabi Muhammad Saw. : سَيِّدُ الِاسْتِغْفارِ أنْ تَقُولَ: اللَّهُمَّ أنْتَ رَبِّي لا إلَهَ إلَّا أنْتَ، خَلَقْتَنِي وأنا عَبْدُكَ، وأنا علَى عَهْدِكَ ووَعْدِكَ ما اسْتَطَعْتُ، أعُوذُ بكَ مِن شَرِّ ما صَنَعْتُ، أبُوءُ لكَ بنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وأَبُوءُ لكَ بذَنْبِي فاغْفِرْ لِي؛ فإنَّه لا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إلَّا أنْتَ. قالَ: ومَن قالَها مِنَ النَّهارِ مُوقِنًا بها، فَماتَ مِن يَومِهِ قَبْلَ أنْ يُمْسِيَ، فَهو مِن أهْلِ الجَنَّةِ، ومَن قالَها مِنَ اللَّيْلِ وهو مُوقِنٌ بها، فَماتَ قَبْلَ أنْ يُصْبِحَ، فَهو مِن أهْلِ الجَنَّةِ. Artinya: Sayyidul Istigfar yakni mengucapkan:  "wahai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-M...

Pembahasan Hukum Mengupload Foto di Medsos, Simak Sampai Habis !!!

Oleh : Abdul Wahab Ahmad Boleh tidak mengupload foto di medsos, terutama bagi muslimah? Pertanyaan ini mungkin tidak penting bagi sebagian orang yang cuek soal fikih, tapi sangat penting bagi sebagian lainnya yang ingin beragama dengan baik. Meskipun ini topik yang sangat basi, saya tertarik menulisnya kembali berhubung hal yang sama selalu ditanyakan dari waktu ke waktu. Silakan siapkan camilan yang banyak sebagai teman membaca ulasan yang tetap panjang lebar ini, meskipun sudah berusaha saya singkat setiap poinnya. Dalam berbagai artikel di internet maupun dalam kolom komentar media sosial, mudah kita temukan orang-orang yang mengharamkan upload foto di medsos secara mutlak, terutama bagi muslimah. Demikian juga di beberapa majelis pengajian, kadang ada pemateri yang mengharamkan seorang wanita mengupload foto dirinya di media sosial tanpa memilah kasus per kasus. Bahkan, saya beberapa kali mendengar ucapan bahwa  seorang wanita yang mengupload foto di media sosial sama dengan me...