Langsung ke konten utama

Kata-Kata Bijak Islami




 جدّ الناس لطلب الدنيا طوال حياتهم جدّا

‏فلما ماتوا لايستحقون منها إلا قطعة من الأرض ليدفن فيها

Manusia berjuang sepanjang hidupnya untuk dunia. Namun saat ia mati, dunia hanya memberikannya sebidang tanah sebagai kuburannya.

عَلّمْنِيْ كَيْفَ أُحِبُّكَ حَتَّى وَ إِنْ كَانَ حُبُّكَ فِيْ الْقَطْعَةِ وَ الْفِرَاقِ.

Ajari aku bagaimana mencintaimu dengan seharusnya, meskipun mencintaimu dengan cara berpisah dan menjauh.

حيانا تحتاج الى الزلّة كي تعرف من الأصحاب من يمدّ إليك يده معيناً ومن يصفّق بها ضاحكاً

Terkadang, terjatuh itu perlu agar kamu tahu antara teman yang mengulurkan tangan dan teman yang justru tepuk tangan.

البغض الذي أورث حبّا وعشقا أفضل من الحبّ الذي اورث بغضا وسخطا

Kebencian yang berakhir cinta lebih baik daripada saling cinta tapi pada akhirnya menjadi saling membenci.

أن تفتقد شيئا لله خير من أن تفتقده تعالى لشيئ فإنه يعوض كل شيئ، بينما لا يعوضه كل شيئ.

Kehilangan sesuatu karena Allah lebih baik daripada kehilangan Allah karena sesuatu. Allah mampu mengganti segala sesuatu, namun segala sesuatu tidak dapat menggantikan Allah.

الأدب بسيط، وهو أن لا تعامل الأخرين بما لاترضى أن يعاملوك بمثله.

Adab sebenarnya sederhana. Yaitu apa yang tidak kamu inginkan dari sikap orang lain, jangan kamu lakukan kepada mereka.

لا تخيّب من يحبّك من كلّ قلبه؛ الذي يعرف عيوبك ويختارك، ويحبّه غيرك ويختارك. يختارك كلّ يوم كأنما خلت الأرض إلا منك

Jangan pernah kecewakan orang yang mencintaimu sepenuh hati. Ia yang mengetahui kekuranganmu tapi tetap memilihmu. Dicintai oleh orang lain, tapi tetap memilihmu. Memilihmu setiap hari seakan bumi ini kosong kecuali untukmu.

كم من جريئ يتحكّم على الأخرين وهو عن تعريف نفسه عاجز.

Banyak manusia yang gagal mendifinisikan dirinya sendiri, tapi begitu beraninya menghakimi orang lain.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa bulan Sya’ban disebut bulan bersholawat kepada Nabi Muhammad Saw ? Apa Manfaat Sholawat Di Bulan Sya’ban?

  Tidak terasa beberapa bulan lagi kita akan  memasuki bulan Sya’ban dimana memang waktu itu tidak terasa, tiba- tiba sudah sya’ban lagi. Pasti itu yang dirasakan oleh sahabat pembaca? Benar bukan? Itulah pentingnya kita memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Dimana Nabi Muhammad Saw. sangat memperingatkan kita dengan waktu. Waktu itu ibarat pedang jika kita tidak bisa memanfaatkanya dengan baik, maka waktu itu tidak bisa dibeli lagi, tidak bisa kembali lagi. Berbicara mengenai bulan Sya’ban banyak sekali keistimewaan di dalamnya, belum lagi fadlilah beramal di dalamnya. Salah satu keistimewaan bulan ini ialah di sebut sebagai bulannya Nabi Muhammad Saw. dimana dalam sebuah keterangan di sebutkan bahwa: ''Rajab adalah bulan Allah, Sya'ban adalah bulanku dan Ramadhan bulan umatku.” Kembali kepada pembahasan judul di atas mengapa bulan Sya’ban di sebut bulan bersholawat kepada Nabi Muhamma Saw. penulis mengutip penjelasan didalam kitab Madza Fi Sya’ban hal 7 Hai’ah Shofwah a...

Keutamaan Sayyidul Istigfar

Sayyidul Istigfar merupakan amalan yang redaksinya langsung dari hadis Nabi Muhammad Saw yang memiliki keutamaan yang luar biasa. Amalan ini sangat di anjurkan untuk di baca setiap hari oleh setiap muslim.  Dari sahabat Syaddad Ibnu Aus dari Nabi Muhammad Saw. : سَيِّدُ الِاسْتِغْفارِ أنْ تَقُولَ: اللَّهُمَّ أنْتَ رَبِّي لا إلَهَ إلَّا أنْتَ، خَلَقْتَنِي وأنا عَبْدُكَ، وأنا علَى عَهْدِكَ ووَعْدِكَ ما اسْتَطَعْتُ، أعُوذُ بكَ مِن شَرِّ ما صَنَعْتُ، أبُوءُ لكَ بنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وأَبُوءُ لكَ بذَنْبِي فاغْفِرْ لِي؛ فإنَّه لا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إلَّا أنْتَ. قالَ: ومَن قالَها مِنَ النَّهارِ مُوقِنًا بها، فَماتَ مِن يَومِهِ قَبْلَ أنْ يُمْسِيَ، فَهو مِن أهْلِ الجَنَّةِ، ومَن قالَها مِنَ اللَّيْلِ وهو مُوقِنٌ بها، فَماتَ قَبْلَ أنْ يُصْبِحَ، فَهو مِن أهْلِ الجَنَّةِ. Artinya: Sayyidul Istigfar yakni mengucapkan:  "wahai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-M...

Pembahasan Hukum Mengupload Foto di Medsos, Simak Sampai Habis !!!

Oleh : Abdul Wahab Ahmad Boleh tidak mengupload foto di medsos, terutama bagi muslimah? Pertanyaan ini mungkin tidak penting bagi sebagian orang yang cuek soal fikih, tapi sangat penting bagi sebagian lainnya yang ingin beragama dengan baik. Meskipun ini topik yang sangat basi, saya tertarik menulisnya kembali berhubung hal yang sama selalu ditanyakan dari waktu ke waktu. Silakan siapkan camilan yang banyak sebagai teman membaca ulasan yang tetap panjang lebar ini, meskipun sudah berusaha saya singkat setiap poinnya. Dalam berbagai artikel di internet maupun dalam kolom komentar media sosial, mudah kita temukan orang-orang yang mengharamkan upload foto di medsos secara mutlak, terutama bagi muslimah. Demikian juga di beberapa majelis pengajian, kadang ada pemateri yang mengharamkan seorang wanita mengupload foto dirinya di media sosial tanpa memilah kasus per kasus. Bahkan, saya beberapa kali mendengar ucapan bahwa  seorang wanita yang mengupload foto di media sosial sama dengan me...